166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Operasi Militer Penangkapan Nicolas Maduro Menyisakan Banyak Kejanggalan

Oleh : Agus Widjajanto 

Jakarta, retorika.space~Operasi pasukan khusus Delta Force dari Amerika Serikat pada tanggal 3 januari malam dalam penculikan teehadap Presiden Venezuela beserta istri, banyak menuai kejanggalan dalam sebuah operasi khusus. 


Venezuela dikenal sebagai negara yang kekuatan militer nya juga tidak bisa dianggap lemah, disamping mempunyai sistem pertahanan udara yang dipasok oleh Rusia (Belarus) juga banyak sekali alat utama sistem persenjataan dipasok dari china, sebagai importir terbesar minyak mentah Venezuela. 


Kediaman seorang presiden dimanapun negara di dunia, tentu ada standard operasi tetap soal pengamanan yang melekat, dari pengawal khusus presiden, dimana dalam penangkapan Nicholas maduro tidak terdengar perlawanan yang menunjukan bahwa kesiapan pasukan khusus pengawal presiden telah di bobol melalui pertarungan bersenjata, belum lagi tidak terdeteksinya helikopter dan pesawat asing yang memasuki teritorial udara ibukota negara, tanpa ada perlawanan sama sekali, seolah tertidur lelap, bahkan panglima angkatan bersenjata dan menteri pertahanan pun baru tahu setelah tayang di media yang ditayangkan langsung oleh pihak Amerika Serikat, dan ini timbul pertanyaan demi pertanyaan yang semakin panjang karena terjadi kejanggalan dalam operasi tersebut.  


Dari pihak Amerika serikat sendiri mengakui Penangkapan Nicolas Maduro bukanlah penculikan, melainkan operasi militer yang direncanakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk menangkap presiden Venezuela tersebut. Operasi ini, yang diberi kode "Operation Absolute Resolve", melibatkan lebih dari 150 pesawat dan dilakukan pada dini hari tanggal 3 Januari 2026.


Menurut laporan, operasi ini telah direncanakan selama berbulan-bulan dan melibatkan intelijen AS yang telah memantau kegiatan Maduro secara ketat. Tujuan operasi ini adalah untuk menangkap Maduro dan mengadilinya atas tuduhan narkoterorisme dan perdagangan senjata 


Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap di kediaman mereka di Caracas dan kemudian diterbangkan ke kapal perang AS, USS Iwo Jima, sebelum dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan 


Operasi ini menuai banyak kontroversi di AS, dengan beberapa anggota Kongres mempertanyakan legalitas operasi militer tersebut. Namun, pemerintah AS membela keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa kerahasiaan mutlak diperlukan demi keselamatan dan keberhasilan misi. 


Bagaimana jika ternyata penangkapan tersebut adalah bagian dari skenario besar yang sudah direncanakan demi menyelamatkan dan menguntungkan kedua belah pihak? Baik dari Nicholas Maduro sendiri maupun dari Pihak Amerika Serikat yang bisa mencengkeram pengaruhnya dengan menempatkan sosok presiden selanjutnya yang memang bisa kerjasama untuk menguasai sumber mineral berupa cadangan minyak terbesar di dunia? Ini adalah hipotesa, prediksi dari sudut pandang ilmu politik dan sekaligus ilmu inteljen. 


Banyak sejarah masa lalu yang tidak pernah terungkap adanya kejadian penangkapan tokoh politik sebuah negara yang sebetul nya meruoakan penyerahan diri secara suka rela tapi dengan dibuat skenario operasi militer demi menyelamatkan muka dan harga diri dari tokoh politik tersebut dari sejarah dan dari bangsanya sendiri. 


Jika benar prediksi hipotesa tersebut betapa dahsyat nya sudah bisa menggiring sebuah opini publik dunia, terkesima dengan kehebatan militer Negara Adi daya khusus nya pasukan Delta Force, dan betapa mengesalkan nya opini publik dunia yang sudah melakukan demo dikota kota besar amerika serikat dan kutukan dunia terhadap presiden Donald Trump, dan politik amerika sendiri, yang dirancang begitu hebat nya yang tidak ada satupun korban tewas  akan tetapi bisa menerobos sebuah istana di ibukota sebuah negara layak nya pasukan siluman yang tidak terlihat secara kasat mata, alias Ghoib, tapi inilah permainan dunia, dimana ada pepatah yang menyatakan ojo kagetan (jangan suka kaget) ojo gumunan (jangan mudah terkesima lihat sesuatu) bisa saja itu adalah panggung sandiwara besar yang dirancang oleh kepentingan besar, demi kepentingan besar. 


Kita lihat selanjut nya, karena disampung Venezuela, masih ada lagi yang diancam sebagai negara penghasil energi besar untuk industri, yakni Guyana, Mexico, Kuba, Chili, Kolumbia, yang semuanya ada di Amerika latin. Apakah skenario yang sama akan diterapkan? Dan apakah China, Rusia yang punya kepentingan akan tinggal diam? Kita lihat episode selanjut nya . Harapan kita seperti disaksikan di film film perang produksi Amerika, benar benar Memang hebat bisa menerobos tanpa terdekteksi dan pengerahan ratusan  pesawat dan puluhan helikopter serta kapal distroyer, merupakan operasi paling terhebat dimuka bumi, bukan hanya setingan sebuah skenario penyelamatan yang sudah dirancang jauh jauh hari. Semoga. 


Penulis adalah pemerhati sosial budaya dan politik

 

Posting Komentar

Posting Komentar