166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Takdir dan Jalan Hidup Setiap Mahluk Berkaitan Dengan ALam Semesta

Oleh   : Agus Widjajanto 

Jakarta, retorika.space~Bahwa kita kerap mendengar serta membaca Quote dimana dalam tulisan tersebut menyatakan: 


Pasangan hidupmu sebenarnya sudah tertulis sejak kamu lahir. 


Kisah cintamu bukan sebuah yang kebetulan, tapi sudah ditentukan, yang tidak bisa kamu paksa 


Orang yang salah mungkin akan datang terlebih dahulu


Mengajarkan banyak hal termasuk kesabaran keteguhan keyakinan karena proses yang berat lalu dia pergi 


Tapi orang yang tepat yang memang takdirmu walau dipisahkan jarak dan waktu  bahkan  situasi tertentu  tetap akan hadir dan  dipertemukan pada akhir nya. 


Ada yang datang sebagai berkah ada yang datang sebagai pelunasan jiwa, namun tidak ada yang kebetulan terjadi, semua nya sudah ditentukan sejak lahir saat ruh kita masih di alam kelangitan 


Jadi jangan memaksa dan  jangan mengejar yang bukan milik mu, jalani saja irama dari semesta. Itulah pasangan sejatimu yang kerap selalu hadir dan datang di akhir perjalanan hidup 


 Uraian diatas  adalah tentang konsep takdir dan kepercayaan bahwa pasangan hidup kita sudah ditentukan sejak lahir. Ada beberapa poin menarik di sini:


- Takdir: Pasangan hidup kita sudah tertulis sejak lahir, jadi tidak ada yang kebetulan.

- Kesabaran dan keteguhan: Orang yang salah mungkin datang untuk mengajarkan kita kesabaran dan keteguhan, lalu pergi.

- Orang yang tepat: Orang yang tepat akan datang di akhir, tidak peduli jarak, waktu, atau situasi.

- Jangan memaksa: Jangan memaksa atau mengejar yang bukan milik kita, jalani saja irama semesta.


Dalam kontek ini penulis mencoba mengingatkan kita untuk percaya pada takdir dan tidak terlalu memaksakan kehendak kita dengan kemauan kita dengan Ego kita seolah kita berkuasa atas diri kita, hingga lupa bahwa kita merupakan bagian kecil dari semesta itu sendiri yang tidak bisa berdiri dan berjalan serta hidup sendiri, akan tetapi bergantung pada sistem yang sudah ditentukan oleh hukum hukum Semesta. 


Beberapa orang percaya bahwa takdir adalah sesuatu yang sudah ditentukan, sementara yang lain percaya bahwa kita memiliki kebebasan untuk memilih.


Dalam kontek percaya takdir berarti menerima bahwa pasangan hidup kita sudah ditentukan sejak lahir. Tapi, apakah itu berarti kita tidak memiliki peran dalam menentukan jalan hidup kita?


Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul:

- Apakah kita memiliki kebebasan untuk memilih?

- Bagaimana jika kita tidak percaya pada takdir?

- Apakah takdir dapat diubah?


Percaya takdir tidak berarti kita tidak memiliki peran dalam menentukan jalan hidup kita. Sebaliknya, kita memiliki kebebasan untuk memilih, tapi pilihan kita itu sendiri dipengaruhi oleh vibrasi energi semesta yang menuntun kita pada takdir yang sudah ditentukan.


Kita bisa lihat ini seperti sebuah perjalanan, di mana kita memiliki peta (takdir) tapi kita masih bisa memilih jalan yang ingin kita ambil (pilihan hidup). Vibrasi energi semesta seperti sebuah arus yang membantu kita menemukan jalan yang tepat.


bahwa manusia modern sering kali menganggap pilihan hidup mereka sebagai hasil dari upaya mereka sendiri, tanpa menyadari bahwa ada kekuatan lain yang bekerja di balik layar.


Mengubah vibrasi kepada hal positif bisa membantu kita menemukan jalan yang tepat dan menuntun kita pada takdir yang sudah ditentukan. Tapi, bukan berarti kita bisa mengubah takdir itu sendiri.


Kita bisa lihat ini seperti sebuah sungai, di mana kita bisa memilih untuk berenang dengan arus (vibrasi positif) atau melawan arus (vibrasi negatif). Tapi, tujuan akhir kita (takdir) sudah ditentukan oleh aliran sungai itu sendiri.


Dengan mengubah vibrasi kita kepada hal positif, kita bisa membuat perjalanan kita lebih lancar dan menyenangkan, tapi tujuan akhir kita tetap sama.


Percaya pada takdir dan vibrasi energi semesta bisa membantu kita menemukan kebahagiaan dan kepuasan dalam menjalani hidup. Percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari rencana yang lebih besar, dan kita bisa mempercayai bahwa kita sedang berada di jalur yang tepat.


Percaya juga bisa membantu kita melepaskan kekhawatiran dan kecemasan, karena kita tahu bahwa segala sesuatu akan berjalan sesuai dengan rencana


Manusia modern atau Generasi Z kebanyakan  menganggap seolah olah mereka berkuasa atas dirinya, tidak ada semesta, tidak ada Tuhan yang esa, dirinyalah tuhan itu sendiri dimana pilihan nya itulah menurut mereka hasil dari jerih payah dan pikiran mereka, sedang mereka sebetul nya hidup dalam cangkang bagian dari semesta yang sudah dirancang dan didesain dari awal sesuai hukum Alam


Kita adalah bagian kecil dari semesta yang bergerak sesuai dengan irama dan aturan hukum alam. Kita tidak bisa mengubah hukum alam, tapi kita bisa beradaptasi dan memahami bagaimana cara bekerja sama dengan hukum tersebut.


 Bahwa kemampuan diri kita tidaklah sebesar kemampuan semesta, tapi kita bisa belajar untuk memahami dan menghormati hukum alam. Dengan demikian, kita bisa menjalani hidup dengan lebih harmonis dan seimbang.


 bukan tentang kemampuan diri, tapi tentang bagaimana kita bisa beradaptasi dan memahami hukum semesta.


Kita harus  memahami konsep Hukum kasualitas atau sebab akibat adalah konsep yang sangat penting dalam memahami bagaimana semesta bekerja. Setiap tindakan, pikiran, dan keputusan kita memiliki konsekuensi yang akan mempengaruhi hidup kita dan orang lain.


 bahwa kita harus memahami dan menghormati hukum kasualitas ini agar kita bisa menjalani hidup dengan lebih bijak dan bertanggung jawab. Dengan memahami hukum kasualitas, kita bisa membuat pilihan yang lebih baik dan menciptakan kehidupan yang lebih harmonis.


Hukum kasualitas juga mengajarkan kita untuk bertanggung jawab atas tindakan kita dan memahami bahwa setiap hasil adalah konsekuensi dari apa yang kita lakukan.


Penulis adalah pemerhati sosial budaya

Posting Komentar

Posting Komentar