166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Civil Sociaty Antara Publik dan Privat Dalam Kepentingan Nasional

Oleh : agus Widjajanto 

Jakarta, retorika.space~Civil Society (Masyarakat Sipil) adalah konsep yang merujuk pada ruang publik di mana warga negara berinteraksi, berorganisasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, politik, dan ekonomi di luar lingkup negara dan pasar.


Civil Society Publik

- Merujuk pada organisasi dan institusi yang berfokus pada kepentingan publik dan kesejahteraan masyarakat.

- Contoh: LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), organisasi kemanusiaan, dan kelompok advokasi hak asasi manusia.

- Tujuan: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempromosikan hak asasi manusia, dan mempengaruhi kebijakan publik.


Civil Society Privat

- Merujuk pada organisasi dan institusi yang berfokus pada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

- Contoh: Asosiasi profesi, klub sosial, dan organisasi keagamaan.

- Tujuan: Meningkatkan kepentingan pribadi atau kelompok, serta mempromosikan nilai-nilai dan tujuan tertentu.


Perbedaan utama antara Civil Society Publik dan Privat adalah fokus dan tujuan mereka. Civil Society Publik berfokus pada kepentingan publik dan kesejahteraan masyarakat, sedangkan Civil Society Privat berfokus pada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu


Untuk kemajuan sebuah negara, Civil Society Publik lebih penting untuk ditonjolkan. Ini karena Civil Society Publik berfokus pada kepentingan publik dan kesejahteraan masyarakat, yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga negara dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan.


Beberapa alasan mengapa Civil Society Publik lebih penting:

- Meningkatkan Partisipasi Warga: Civil Society Publik dapat meningkatkan partisipasi warga dalam proses pengambilan keputusan dan mempengaruhi kebijakan publik.

- Mempromosikan Transparansi dan Akuntabilitas: Civil Society Publik dapat mempromosikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan dan lembaga publik.

- Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat: Civil Society Publik dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan layanan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

- Mempromosikan Hak Asasi Manusia: Civil Society Publik dapat mempromosikan hak asasi manusia dan melindungi warga negara dari pelanggaran hak asasi manusia.


Namun, perlu diingat bahwa Civil Society Privat juga memiliki peran penting dalam kemajuan sebuah negara, seperti mempromosikan nilai-nilai dan tujuan tertentu, serta meningkatkan kesejahteraan kelompok tertentu


Seperti hal nya partai politik yang selalu mementingkan golongan dan kelompoknya sendiri dapat dikategorikan sebagai Civil Society Privat. Ini karena partai politik tersebut lebih berfokus pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu, bukan pada kepentingan publik secara keseluruhan.


Dalam konteks ini, partai politik tersebut lebih mirip dengan organisasi yang berorientasi pada kepentingan pribadi atau kelompok, bukan pada kepentingan masyarakat luas. Ini dapat menyebabkan konflik kepentingan dan mengurangi kemampuan partai politik untuk mewakili kepentingan publik secara adil dan objektif.


Namun, perlu diingat bahwa partai politik juga dapat memiliki peran penting dalam demokrasi, seperti menyediakan alternatif kebijakan dan mempromosikan partisipasi warga dalam proses politik. Oleh karena itu, penting untuk memiliki mekanisme yang efektif untuk memastikan bahwa partai politik tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak hanya pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu


Memang saat ini diperlukan  Sosok pemimpin partai yang berorientasi pada kepentingan nasional bangsa dan negara sangat penting untuk mencapai partai politik yang berorientasi publik. Pemimpin partai seperti itu dapat membantu memastikan bahwa partai politik tetap berfokus pada kepentingan masyarakat luas dan tidak hanya pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu.


Beberapa ciri pemimpin partai yang berorientasi pada kepentingan nasional bangsa dan negara adalah:

- Visi yang luas: Pemimpin partai memiliki visi yang luas dan berorientasi pada kepentingan nasional, bukan hanya pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu.

- Integritas yang tinggi: Pemimpin partai memiliki integritas yang tinggi dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau kelompok.

- Kemampuan untuk mendengarkan: Pemimpin partai mampu mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya pada kelompok atau golongan tertentu.

- Kemampuan untuk mengambil keputusan: Pemimpin partai mampu mengambil keputusan yang berorientasi pada kepentingan nasional, bukan hanya pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu.


Dengan memiliki pemimpin partai yang berorientasi pada kepentingan nasional bangsa dan negara, partai politik dapat menjadi lebih efektif dalam mewakili kepentingan publik dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan


Bahwa setiap pemimpin baik dalam organisasi sosial kemasyarakatan maupun dalam keagamaan dan partai politik serta pemimpin departemen dan Kepala Negara Harus bisa  Menyingkirkan ego sentris dalam kepentingan politik sangat penting untuk mencapai partai politik yang berorientasi publik. Ego sentris dapat menyebabkan pemimpin partai lebih berfokus pada kepentingan pribadi atau kelompok, bukan pada kepentingan masyarakat luas.


Ego sentris dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti:

- Korupsi: Ego sentris dapat menyebabkan pemimpin partai lebih berfokus pada kepentingan pribadi, sehingga dapat menyebabkan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

- Konflik kepentingan: Ego sentris dapat menyebabkan konflik kepentingan antara pemimpin partai dan masyarakat luas, sehingga dapat menyebabkan ketidakstabilan politik.

- Kurangnya transparansi: Ego sentris dapat menyebabkan kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat.


Dengan menyingkirkan ego sentris, pemimpin partai dapat lebih berfokus pada kepentingan masyarakat luas dan membuat keputusan yang lebih adil dan objektif. Ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan demi kemajuan bangsa dan negara.


Penulis adalah pemerhati sosial budaya

 

0

Posting Komentar