Dasco menegaskan usulan nama calon Deputi Gubernur BI itu berasal dari Gubernur BI Perry Warjiyo. “Bahwa pengusulan Tommy Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri,” ucap Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan pilihan calon Deputi Gubernur BI dilakukan secara kolektif kolegial. Maka itu, Dasco menilai tak ada intervensi Presiden Prabowo meski Tommy merupakan keponakan Prabowo.
Sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari presiden pengusulan itu kemudian dari Gubernur BI. Dan kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial,” kata Dasco. “Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain, itu tidak mungkin,” imbuhnya.
Sebelumnya beredar tiga nama yang diusulkan Presiden Prabowo sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Juda Agung, saat ini tengah dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Ketiga nama yang diusulkan tersebut yakni Dicky Kartikoyono, Solihin M. Juhro, serta Thomas Djiwandono yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto.



Posting Komentar