166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Aslog Polri Kirim 300 Jerigen X-Fire untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Pelalawan

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,”
Retorika.space- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat dukungan operasional dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut. 

Dukungan tersebut salah satunya dilakukan melalui penggunaan Formula Pemadam X-Fire Polri, yang dikembangkan sebagai salah satu inovasi pemadam kebakaran oleh Slog Mabes Polri bersama Korps Brimob. Dalam kunjungan Asisten Logistik Kapolri (Aslog Polri) Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. ke wilayah Kabupaten Pelalawan, Polri mengirimkan sebanyak 300 jerigen Formula X-Fire, dengan kapasitas masing-masing 20 liter atau total sekitar 6.000 liter formula. 

Kegiatan tersebut juga melibatkan manajemen PT RAPP, perwakilan Kodim 0313/KPR, personel BKO Sat Brimobda Riau sebanyak 35 personel, serta personel gabungan Polres Pelalawan dan Polsek rayonisasi. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengecekan penanganan Karhutla sekaligus memperkuat dukungan personel dan peralatan di lapangan. 

Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.E., M.M., serta Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. Suwondo mengatakan, Formula X-Fire merupakan salah satu dukungan Polri dalam menghadapi ancaman Karhutla, terutama pada wilayah dengan karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan cepat dan metode pemadaman yang tepat. “Polri terus memperkuat dukungan terhadap jajaran di wilayah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan mengirimkan dukungan formula pemadam X-Fire yang akan digunakan untuk membantu penanganan Karhutla, terutama pada karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat,” ujarnya. 

Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman maupun pengendalian Karhutla sehingga api tidak semakin meluas. “Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman dan pengendalian Karhutla, sehingga api tidak semakin meluas dan dapat segera ditangani,” katanya. 

Formula X-Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan Karhutla di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Selatan dan Kalimantan. Formula tersebut disebut memiliki bahan dasar minyak kelapa sawit atau CPO dan tepung tapioka. Dalam penggunaannya, formula dicampurkan dengan air dengan komposisi 200 liter Formula X-Fire dan 800 liter air untuk setiap 1.000 liter campuran. 

Penggunaan campuran tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air dalam proses pemadaman, khususnya ketika petugas menghadapi medan yang sulit dijangkau. Dalam penanganan Karhutla di lahan gambut, penggunaan Formula X-Fire juga dipadukan dengan teknik penyemprotan atau penyiraman secara spiral. Metode tersebut dilakukan dari bagian luar kawasan yang terbakar secara bertahap menuju titik api utama. Teknik ini bertujuan membantu memutus rambatan api sekaligus mempercepat proses pendinginan kawasan yang terdampak.

Formula tersebut juga disebut mampu membantu penetrasi air dan bahan pemadam ke dalam lapisan gambut yang terbakar.

“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi antara kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang tepat, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api. Polri memastikan dukungan tersebut terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal,” ujar Suwondo.

Suwondo menegaskan, penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan kegiatan pemadaman ketika api sudah muncul. Upaya dilakukan secara menyeluruh mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemadaman hingga penegakan hukum.

“Upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” pungkasnya.

Penguatan dukungan Formula X-Fire tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan Karhutla di wilayah Pelalawan, terutama pada kawasan gambut yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam proses pemadaman dan pendinginan


Posting Komentar

Posting Komentar