166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Jangan Biarkan Mood mu Mempengaruhi Penampilan Hingga Mengaburkan Karaktermu

Oleh : Agus Widjajanto 

Jakarta, retorika.space~Dalam era modern saat ini dimana dituntut segala sesuatu nya serba cepat yang merupakan bagian dari tuntutan kinerja dan pola hidup modern penuh persaingan, intrik dan trik, tentu kerap menimbulkan depresi, dan rasa capek bahkan kadang mengalami badmood saat lingkungan dan suasana hati lagi tidak berpihak pada diri kita. 

Namun dunia menuntut kestabilan dan tetap fokus atas diri kita yang merupakan bagian dari komunitas masyarakat, bahkan bangsa dan negara. Sekecil apapun peran kita dituntut agar tetap konsisten dan stabil dalam psikologis, agar tidak mengganggu dan bahkan mempengaruhi karakter diri kita dan kinerja serta hubungan timbal balik dalam bermasyarakat. 

Oleh sebab itu "Jangan biarkan Mood mu merusak penampilan karaktermu" adalah sebuah ungkapan yang sangat bijak yang kerap dilontarkan ahli ahli psikologi dunia. 

Dalam konteks ini, ungkapan tersebut berarti bahwa kita harus bisa mengontrol emosi dan mood kita, sehingga tidak mempengaruhi penampilan dan karakter kita di depan orang lain.

Mood vs Karakter

- Mood: Emosi yang bersifat sementara dan dapat berubah-ubah.

- Karakter: Sifat dan kepribadian yang lebih stabil dan menjadi bagian dari diri kita.

Cara Mengontrol Mood

- Praktikkan Mindfulness: Fokus pada saat ini dan biarkan pikiran negatif pergi.

- Tarik Nafas Dalam: Tarik nafas dalam untuk menenangkan diri.

- Lakukan Aktivitas yang Menyenangkan: Lakukan aktivitas yang membuat kamu merasa baik.

Tips untuk Menjaga Karakter

- Jadilah Diri Sendiri: Jangan mencoba menjadi orang lain.

- Tepati Janji: Tepati janji dan komitmen kamu.

- Jadilah Empati: Coba memahami perasaan orang lain.

Dengan mengontrol mood dan menjaga karakter, kita dapat:

- Meningkatkan kepercayaan diri

- Meningkatkan hubungan dengan orang lain

- Meningkatkan kesuksesan

Maka dari itu jangan biarkan mood mu merusak penampilan karaktermu yang justru akan merusak karier dan pesona dirimu di komunitas mu. 

Seringkali seseorang memperlihatkan suasana hati yang sedang buruk saat berhadapan dengan seseorang, baik dalam situasi kerja yang berhubungan dengan partners kerja atau komunitas kantor maupun dalam bermasyarakat, yang mengakibatkan mengaburkan karakter nya secara utuh, hingga berakibat apa yang diperankan dan diperlihatkan saat bedmood (situasi suasana hati sedang buruk) tidak mendapatkan simpati, yang tentu sangat berpengaruh pada penilaian seseorang terhahadap diri anda menjadi buruk. 

Bahwa apabila seseorang tersebut adalah seorang pimpinan baik pengusaha swasta, maupun level direksi maupun dalam kontek jabatan publik tentu akan mengakibatkan bawahan mengalami tekanan dan merasa tidak nyaman.

Apa itu Badmmod?

 "Badmood" adalah suasana hati yang buruk atau tidak menyenangkan. Ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti stres, kelelatan, atau masalah lainnya.

Gejala Badmood

- Irasional: Mudah marah atau frustrasi.

- Tidak Sabar: Tidak sabar dengan orang lain atau situasi.

- Pikiran Negatif: Berpikir negatif tentang diri sendiri atau orang lain.

Cara Mengatasi Badmood

- Tarik Nafas Dalam: Tarik nafas dalam untuk menenangkan diri.

- Lakukan Aktivitas yang Menyenangkan: Lakukan aktivitas yang membuat kamu merasa baik.

- Cari Dukungan: Cari dukungan dari teman atau keluarga.

Tips untuk Menghindari Badmood

- Praktikkan Mindfulness: Fokus pada saat ini dan biarkan pikiran negatif pergi.

- Jaga Kesehatan: Jaga kesehatan fisik dan mental.

- Lakukan Relaksasi: Lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.

Semakin dewasa dalam usia, kita semakin bisa mengendalikan badmood. Ini karena kita telah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih banyak untuk mengelola emosi dan menghadapi tantangan.

Alasan Mengapa Orang Dewasa Bisa Mengendalikan Badmood

- Pengalaman: Orang dewasa telah memiliki pengalaman yang lebih banyak dalam menghadapi tantangan dan mengelola emosi.

- Pengetahuan: Orang dewasa telah memiliki pengetahuan yang lebih banyak tentang cara mengelola emosi dan menghadapi stres.

- Kemampuan Berpikir: Orang dewasa telah memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik untuk menganalisis situasi dan membuat keputusan yang tepat.

Tips untuk Mengendalikan Badmood

- Tarik Nafas Dalam: Tarik nafas dalam untuk menenangkan diri.

- Lakukan Aktivitas yang Menyenangkan: Lakukan aktivitas yang membuat kamu merasa baik.

- Cari Dukungan: Cari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental.

Manfaat Mengendalikan Badmood

- Meningkatkan Hubungan: Meningkatkan hubungan dengan orang lain.

- Meningkatkan Kesuksesan: Meningkatkan kesuksesan dalam karir dan kehidupan.

- Meningkatkan Kesejahteraan: Meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik.

Jadi, semakin dewasa dalam usia, kita semakin bisa mengendalikan badmood dan meningkatkan kualitas hidup.

Disamping itu, Wawasan dan pola pikir luas serta hati yang lapang adalah kunci untuk menciptakan pribadi yang baik dan berwibawa, seperti yang diajarkan dalam Wulang Reh.

Den ajembar, den momot, lawan den wengku, den koyo segoro. 

Wawasan dan Pola Pikir Luas

- Menerima Perubahan: Menerima perubahan dan tidak merasa terganggu olehnya.

- Menghargai Perbedaan: Menghargai perbedaan dan tidak merasa lebih baik dari orang lain.

- Berpikir Kritis: Berpikir kritis dan tidak menerima informasi tanpa analisis.

Hati yang Lapang

- Menerima Kritik: Menerima kritik dan tidak merasa tersinggung.

- Menghargai Orang Lain: Menghargai orang lain dan tidak merasa lebih baik dari mereka.

- Tidak Membela Diri: Tidak membela diri secara berlebihan dan menerima kesalahan.

Tips untuk Meningkatkan Wawasan dan Pola Pikir Luas

- Baca Buku: Baca buku untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan.

- Cari Pengalaman: Cari pengalaman baru untuk meningkatkan pola pikir.

- Dengarkan Orang Lain: Dengarkan orang lain dan hargai pendapat mereka.

Tips untuk Meningkatkan Hati yang Lapang

- Praktikkan Empati: Praktikkan empati dan coba memahami perasaan orang lain.

- Lakukan Meditasi: Lakukan meditasi untuk menenangkan pikiran.

- Cari Dukungan: Cari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental.

Dengan wawasan dan pola pikir luas serta hati yang lapang, kita dapat:

- Meningkatkan pribadi yang baik dan berwibawa

- Meningkatkan hubungan dengan orang lain

- Meningkatkan kesuksesan

Jadi, coba praktikkan wawasan dan pola pikir luas serta hati yang lapang untuk meningkatkan pribadi yang baik dan berwibawa.

Apakah Badmmod merupakan gejala mental yang buruk?

Badmood bisa menjadi gejala kesehatan mental yang buruk, tapi tidak selalu demikian. Badmood bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti stres, kelelatan, atau masalah lainnya.

Kaitan Badmood dengan Kesehatan Mental

- Depresi: Badmood bisa menjadi gejala depresi, terutama jika disertai dengan perasaan putus asa, kehilangan minat, atau perubahan nafsu makan.

- Anxiety: Badmood bisa menjadi gejala anxiety, terutama jika disertai dengan perasaan takut, khawatir, atau gelisah.

- Bipolar: Badmood bisa menjadi gejala bipolar, terutama jika disertai dengan perubahan mood yang ekstrem.

Jika Badmood Berlanjut

- Cari Dukungan: Cari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental.

- Periksa Kesehatan: Periksa kesehatan mental dan fisik secara teratur.

- Lakukan Terapi: Lakukan terapi untuk mengatasi masalah kesehatan mental.

Tips untuk Mengatasi Badmood

- Praktikkan Mindfulness: Fokus pada saat ini dan biarkan pikiran negatif pergi.

- Jaga Kesehatan: Jaga kesehatan fisik dan mental.

- Lakukan Relaksasi: Lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.

Jadi, jika kamu mengalami badmood yang berlanjut, jangan ragu untuk mencari dukungan dan memeriksa kesehatan mental.

Dalam keseharian ada kalanya terutama bagi kalangan wanita saat menjelang mentruasi mengalami depresi hingga menimbulkan Badmood yang berkepanjangan dalam usia seseorang yang dianggap sebuah gejala alami yang tidak perlu dipersoalkan.

Banyak wanita mengalami gejala badmood menjelang menstruasi, yang dikenal sebagai PMS (Premenstrual Syndrome). Ini bisa disebabkan oleh perubahan hormon dan faktor lainnya. Berikut beberapa tips untuk mengatasi badmood menjelang menstruasi:

Tips untuk Mengatasi Badmood Menjelang Menstruasi

- Praktikkan Relaksasi: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau tarik nafas dalam untuk menenangkan diri.

- Olahraga: Lakukan olahraga ringan seperti berjalan atau jogging untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood.

- Makan Makanan Seimbang: Makan makanan seimbang yang kaya akan nutrisi, terutama yang mengandung omega-3, vitamin B, dan magnesium.

- Tidur yang Cukup: Pastikan kamu tidur yang cukup dan berkualitas untuk mengurangi stres dan kelelatan.

- Cari Dukungan: Cari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental jika gejala badmood sangat mengganggu.

Tips untuk Orang Sekitar

- Jadilah Empati: Coba memahami perasaan wanita yang mengalami badmood dan jadilah empati.

- Beri Dukungan: Beri dukungan dan perhatian kepada wanita yang mengalami badmood.

- Hindari Konflik: Hindari konflik atau perdebatan dengan wanita yang mengalami badmood.

Dengan memahami dan mengatasi badmood menjelang menstruasi, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan hubungan dengan orang lain untuk mencapai kestabilan mental dan sangat berpengaruh pada suasana berinteraksi dengan orang lain. Untuk itu harus ada kesadaran bahwa kita harus beranggapan itu bukanlah gejala medis melainkan hanya kurang nya disiplin dalam pengendalian diri. 

Selamat berjuang

0

Posting Komentar