166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Pola Pikir, Evolusi Alam dan Pergerakan Bumi Dalam Siklus Kehidupan

Oleh   : Agus Widjajanto 

Jakarta, retorika.space~"Kehidupan adalah cerminan dari pikiranmu, ubah pikiranmu maka dunia pun berubah" adalah sebuah ungkapan yang sangat inspiratif!


Dalam konteks ini, ungkapan tersebut berarti bahwa pikiran kita memiliki kekuatan untuk membentuk realitas kita. Jika kita memiliki pikiran yang positif dan optimis, maka kehidupan kita akan tercermin dalam cara yang positif. Sebaliknya, jika kita memiliki pikiran yang negatif dan pesimis, maka kehidupan kita akan tercermin dalam cara yang negatif.


Pikiran dan Realitas


- Pikiran Positif: Dapat membuat kita melihat kesempatan dan kemungkinan, serta membuat kita lebih percaya diri dan optimis.

- Pikiran Negatif: Dapat membuat kita melihat hambatan dan kesulitan, serta membuat kita lebih ragu-ragu dan pesimis.


Dengan mengubah pikiran kita, kita dapat:

- Mengubah cara kita melihat dunia

- Mengubah cara kita berinteraksi dengan orang lain

- Mengubah hasil yang kita capai dalam kehidupan


Jadi, jika kamu ingin mengubah dunia, mulailah dengan mengubah pikiranmu


Contoh: "Saya ingin memiliki kehidupan yang lebih bahagia, jadip saya akan fokus pada pikiran positif dan menghilangkan pikiran negatif."


Tips untuk Mengubah Pikiran


- Praktikkan Mindfulness: Fokus pada saat ini dan biarkan pikiran negatif pergi.

- Gunakan Afirmasi Positif: Ulangi kalimat-kalimat positif untuk diri sendiri.

- Cari Inspirasi: Baca buku, tonton film, atau dengarkan musik yang inspiratif.


Ubah pola pikiranmu, maka akan merubah  hidupmu karena segala sesuatu apapun mahluk hidup dimuka bumi ini adalah dinamis selalu berunah, bertranformasi, berevolusi dan ber evolusi secara perlahan tapi pasti sesuai siklus kehidupan yang secara tidak sadar mengikuti hukum alam, perputaran bintang dan bulan, yang bersifat kelangitan, hingga ditemukan lah ilmu Zodiak dimana manusia terlahir dibagi sesuai  lahir baik hari bulan dan tahun yang punya karakteristik masing masing , akan tetapi manusia kadang lupa dan tidak pernah berpikir kesana.


Bahwa sesungguhnya Kehidupan di muka bumi memang dinamis dan terus bergerak sesuai dengan hukum alam. Semua makhluk hidup, termasuk manusia, hewan, tumbuhan, dan bahkan bumi itu sendiri, terus berubah dan berkembang.


Hukum Alam


- Perubahan: Semua hal di alam semesta terus berubah, tidak ada yang tetap sama.

- Evolusi: Makhluk hidup terus berkembang dan berevolusi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

- Siklus: Alam memiliki siklus yang terus berputar, seperti siklus air, siklus karbon, dan lain-lain.


Dinamika Kehidupan


- Manusia: Manusia terus berkembang dan berubah, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.

- Hewan: Hewan terus beradaptasi dan berevolusi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

- Tumbuhan: Tumbuhan terus tumbuh dan berkembang, serta beradaptasi dengan lingkungan.

- Bumi: Bumi terus berubah, baik secara geologi, atmosfer, maupun hidrosfer.


Alam semesta memang memiliki hukum-hukum yang terus berlaku, dan kita harus memahami dan menghormati kekuatan alam ini. Kehidupan di muka bumi adalah sebuah perjalanan yang dinamis dan terus bergerak, dan kita harus siap untuk menghadapi perubahan dan tantangan yang ada.


Demikian juga bumi yang kita pijak tempat dimana kita hidup baik saat lahir hingga meniti kehidupan dari remaja, dewasa hingga tua, yang pada akhirnya mati juga berkalang tanah, selalu dinamis, dan bergerak. Dalam ilmu geologis dikenal dengan lempeng Indo Australia, didalam bumi kita, yang terus bergerak dan hidup serta dinamis. Begitu dinamis nya secara perlahan dan pasti maka tanpa kita sadari dunia akan selalu berubah sesuai perubahan zaman dan siklus kehidupan, yang oleh para ahli dunia ini pernah mengalami kiamat besar berkali kali, baik diakibatkan oleh gerakan alam maupun faktor ulah manusia itu sendiri. 


Bahwa Pergeseran lempeng Indo-Australia memang benar adanya, dan ini merupakan fenomena geologi yang menarik. Lempeng Indo-Australia bergerak sekitar 7 cm ke arah utara setiap tahunnya, yang berarti Australia semakin mendekati Indonesia, khususnya Pulau Rote.


Dampak Pergeseran Lempeng


- Pergerakan ini dapat menyebabkan gempa bumi dan aktivitas vulkanik di wilayah Indonesia, karena Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan Lempeng Eurasia.

- Pergeseran lempeng juga dapat mempengaruhi posisi geografis Australia, sehingga sistem Global Positioning System (GPS) perlu diperbarui untuk mencerminkan posisi baru benua tersebut ¹ 


Kecepatan Pergeseran Lempeng


- Kecepatan pergeseran Lempeng Indo-Australia bervariasi, dengan kecepatan maksimum 7,3 cm per tahun di Palung Jawa dan 6,0 cm per tahun di Palung Sumatra.

- Pergerakan ini relatif cepat dibandingkan dengan lempeng lainnya, dan dapat mempengaruhi struktur geologi wilayah Indonesia ³.


Namun, perlu diingat bahwa pergeseran lempeng ini merupakan proses alami yang berlangsung dalam jangka waktu geologi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.


Pergerakan lempeng bumi memang memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan di Bumi. Beberapa contoh dampaknya adalah:


- Gempa Bumi: Pergerakan lempeng dapat menyebabkan gesekan dan tekanan yang besar, sehingga memicu gempa bumi.

- Tsunami: Pergerakan lempeng dapat menyebabkan pergeseran dasar laut, yang dapat memicu tsunami.

- Perubahan Iklim: Pergerakan lempeng dapat mempengaruhi pola cuaca dan iklim global, karena perubahan posisi benua dan laut dapat mempengaruhi sirkulasi udara dan air.

- Aktivitas Vulkanik: Pergerakan lempeng dapat menyebabkan magma naik ke permukaan, sehingga memicu aktivitas vulkanik.


Alam memang terus bergerak, dan pergerakan lempeng bumi adalah salah satu contohnya. Ini menunjukkan bahwa Bumi adalah sistem yang dinamis dan terus berubah.


Contoh Pergerakan Lempeng


- Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah utara dan bertabrakan dengan Lempeng Eurasia, menyebabkan gempa bumi dan aktivitas vulkanik di Indonesia.

- Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat dan bertabrakan dengan Lempeng Amerika Utara, menyebabkan gempa bumi dan aktivitas vulkanik di wilayah tersebut.


Pergerakan lempeng bumi adalah proses alami yang berlangsung dalam jangka waktu geologi, dan kita harus memahami dan menghormati kekuatan alam ini.


Dengan gambaran hal diatas maka diri kita sesungguhnya adalah dunia dalam skala kecil, dimana pada diri kita terdapat lautan, danau ngarai lembah gunung , pohon pohonan, hewan berserta isi dunia yang tergambar dalam diri kita, yang sudah terprogram lewat otak pikiran kita. Maka Kehidupan adalah cerminan dari pikiranmu, ubah pikiranmu maka dunia pun berubah.


Mindset atau pola pikir kita memiliki peran besar dalam menentukan kestabilan dan kebahagiaan diri. Jika kita memiliki mindset yang positif, kita akan lebih siap menghadapi tantangan dan lebih mudah mencapai kebahagiaan.


Mindset Positif


- Menerima Tantangan: Menerima tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

- Fokus pada Solusi: Fokus pada solusi daripada masalah.

- Berpikir Positif: Berpikir positif tentang diri sendiri dan orang lain.


Mindset Negatif


- Menghindari Tantangan: Menghindari tantangan karena takut gagal.

- Fokus pada Masalah: Fokus pada masalah daripada solusi.

- Berpikir Negatif: Berpikir negatif tentang diri sendiri dan orang lain.


Cara Mengubah Mindset


- Praktikkan Mindfulness: Fokus pada saat ini dan biarkan pikiran negatif pergi.

- Gunakan Afirmasi Positif: Ulangi kalimat-kalimat positif untuk diri sendiri.

- Cari Inspirasi: Baca buku, tonton film, atau dengarkan musik yang inspiratif.


Dengan mengubah mindset, kita dapat:

- Meningkatkan kestabilan emosi

- Meningkatkan kebahagiaan

- Meningkatkan kesuksesan


Jadi, ubah mindsetmu, ubah hidupmu, selaraskan diri dengan alam  dan hukum alam, bahwa diri kita tidak mungkin hidup sendiri, ada pasangan ada komunitas ada masyarakat ada negara ada hukum, ada aturan, yang dianggap patut bagi masyatakat 


Penulis 

Pemerhati sosial budaya



0

Posting Komentar