Dalam momen bukber tersebut, Menteri Dody resmi membuka kanal pengaduan “Halo Pak Doddy” untuk menampung pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan Kementerian PU, pelanggaran dan informasi mudik.
Dalam pemaparannya, Dody mengatakan saat ini banyak sekali keluhan pelaporan yang masuk langsung ke pesan pribadi akun Instagram, nomor Whatsapp (WA) HP, dan email dirinya.
Dia punmengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat atas kepercayaannya yang telah berkenan melaporkan langsung.
“Saya yakinkan sudah ada tim yang langsung memonitor dan merespons laporan-laporan ini. Pelaporan ini nantinya akan di bawah Inspektorat Jenderal dan sudah mulai beberapa saat lalu, tapi ini sekedar pengumuman secara resmi. Jadi per hari ini saya telah instruksikan kepada tim untuk melayani masyarakat melalui direct message (DM) Instagram @dody_hanggodo,” ujar Dody.
Setelah melakukan DM di Instagram, lanjutnya, kemudian masyarakat akan diarahkan ke link portal Halo Pak Dodi. “Selain link portal juga bisa langsung diklik link yang ada di profil biodata saya,” katanya.
Dalam kanal pengaduan Halo Pak Dody, masyarakat bisa mengakses informasi mudik, pengaduan pelanggaran, pengaduan umum, dan portal pelaporan pemerintah.
“Terkait mudik, kita ada Command Center Bina Marga terkait keluhan jalan bisa langsung via Whatsapp. Yang kedua ada WA admin tentang keluhan pelayanan umum lainnya terkait pelayanan Kementerian PU. Tapi kedua hal itu sebetulnya sudah ada, yang baru adalah saya buat satu narahubung Whatsapp untuk melapor segala bentuk pelanggaran yang nantinya akan langsung berproses di Inspektorat Jenderal,” katanya.
Dody juga mengimbau kepada masyarakat dalam melakukan pelaporan atau pengaduan agar disertai data-data pendukung sehingga dapat segera diproses lebih baik oleh Inspektorat Jenderal Kementerian PU.
Dody berharap, bagi masyarakat luas jika melaporkan sesuatu, kiranya menyiapkan data-data pendukungnya. “Karena Inspektorat Jenderal biasanya baru akan memproses dengan lebih proper, dengan lebih baik jika didukung oleh data-data yang valid. Informasi dari pelapor Insya Allah selalu terjaga dan langsung bisa ditindak lanjuti oleh Inspektorat Jenderal,” katanya.
Dody menambahkan kanal pengaduan merupakan bentuk implementasi atas amanat dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menginstruksikan untuk selalu bersih-bersih dari segala macam bentuk kebocoran di Kementerian Pekerjaan Umum.
Pengunduran Diri Dirjen
Usai bukber, ketika melakukan wawancara dorstop dengan para wartawan, Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo akhirnya buka suara terkait mundurnya dua direktur jenderal (dirjen) di lingkungan Kementerian PU.
Kedua pejabat tersebut adalah Dewi Chomistriana dan Dwi Purwantoro. Keduanya diketahui mengundurkan diri setelah terindikasi melakukan pelanggaran disiplin berat, termasuk dugaan gratifikasi serta persoalan personal. Dody menjelaskan keputusan mundur tersebut diambil saat proses pemeriksaan internal masih berlangsung.
“Memang sudah didetailkan oleh inspektur jenderal. Tapi pada saat pemeriksaan pertama mereka memilih mengundurkan diri daripada saya bebas tugaskan atau diberhentikan dengan tidak hormat kepada Pak Presiden,” kata Dody
Menurut Dody, proses pemeriksaan telah dilakukan secara berjenjang oleh inspektorat jenderal kementerian. Seluruh perkembangan kasus juga telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, baik secara lisan maupun tertulis.
Dody mengaku bahkan sempat menerima telepon langsung dari Presiden saat sedang melakukan kunjungan kerja di Sumatera Barat.
“Pak Presiden menelepon dan memberikan apresiasi, berterima kasih sekaligus meminta saya terus melaksanakan gerakan bersih-bersih ini dan menjadikan Kementerian PU jauh lebih bersih lagi,”pungkasnya.



Posting Komentar