166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Rencana Serangan Darat Amerika dan Israel dan Perlawanan IRGC di Iran

Oleh : Agus Widjajanto 

Retorika.space - Rencana amerika serikat Serikat dan israel melakukan serangan darat kewilayah iran, bisa menjadi kuburan massal bagi kedua belah pihak dan besar kemungkinan akan terjadi perang puputan (perang hingga akhir menang atau mati). Korp pasukan Garda Revolusi Iran (Iggy) dikenal sebagai pasukan elit nya iran yang mempunyai jiwa militan dan berani mati melalui misi bunuh diri. Sedangkan Amerika serikat tentaranya tidak lagi punya jiwa militan sebanding dengan (IRGC) karena beban mental sebagai pasukan yang hanya menjalankan perintah, kedua nya mempunyai posisi yang berbeda dimana IRGC menganggap ini adalah perang membela tanah air, membela keyakinan dan membalas dendam atas kematian pemimpin nya yang dianggap sebagai bayangan Tuhan di bumi.

Menurut wartawan senior timur tengah Tarun Missa pasukan IGRC akan nengambil langkah langkah ekstream untuk ajang pembalasan atas kenatian pemimpin tertinggi nya yang tewas pada tanggal 28 februari 2026 yang lalu oleh serangan rudal amerika serikat dan Israel. Bahkan akan jadi ajang pertempuran hingga rata dengan tanah kata Tarun Misa., ediologi pasukan IRGC adalah pemimpin tertinggi merupakan bayangan Tuhan di Bumi, maka dengan terbunuh nya Ali Khamenei bagi IRGC merupakan penodaan agama yang Atokaliptis yang harus dibayar dengan nyawa dimana menurut Tarun missa, pasukan elit IRGC tidak lagi mempertimbangkan Geo politik kawasan (Regional) demi melindungi ekonomi dan keamanan perlindungan sipil lagi, dimana semua itu akan dikesampingkan karena penodaan keyakinan tadi. 

Ketika memenggal pemimpin tertinggi maka jaringan militer yang terdesentralisasi dan bersenjata lengkap tidak akan menyerah justru akan tumbuh semangat dan lebih mengkawatirkan persenjataan rudal dan dron tehnologi terbaru yang jumlahnya ribuan akan jatuh pada para komandan garda revolusi yang berhaluan keras setelah tiadanya Imam Ali Khamenei, dimana ali khamenei terkenal dengan fatwa nya mengharamkan senjata nuklir. Tanpa khamenei maka para komandan garis keras tidak ada beban alias nothing to lose.

Merujuk dari keterangan Faisal Asegaf,wartawan senior Timur Tengah di media Massa dan televisi nasional, tentang usulan serangan presisi rudal jarak jauh kepada Ali Khamenei oleh Pentagon sebulan sebelum serangan, menunjukkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa Amerika Serikat telah merencanakan serangan terhadap Iran.

Jika benar, maka ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat telah melanggar kedaulatan Iran dan memulai konflik yang bisa berlarut-larut. Serangan presisi rudal jarak jauh juga bisa memicu eskalasi konflik dan memperburuk situasi di Timur Tengah.

Skenario tersebut ternyata benar dilakukan presiden Donald trump, dan banyak pengamat menilai sebagai keputusan yang salah dan fatal, karena Pemerintahan iran saat ini, menganut paham feodal dimana anak dan keturunan nya pemimpin tertinggi akan ditunjuk dan diangkat dengan dendam yang membara, bukan lagi menyangkut harga diri sebuah bangsa tapi sudah mengusik keyakinan keimanan perang jihad dalam penduduk iran itu sendiri.

Serangan darat ke Iran oleh Amerika Serikat dan Israel bisa menjadi kesalahan fatal yang mengulang sejarah Perang Vietnam. Beberapa alasan yang mendukung hal ini adalah:

- Medan perang yang sulit: Iran memiliki medan perang yang sulit, dengan pegunungan, gurun, dan kota-kota yang padat, membuatnya sulit bagi pasukan Amerika Serikat dan Israel untuk beroperasi.

- Perlawanan rakyat: Rakyat Iran telah menunjukkan kesediaan untuk melawan invasi asing, dan serangan darat bisa memicu perlawanan rakyat yang kuat.

- Keterlibatan regional: Serangan darat ke Iran bisa memicu keterlibatan regional, dengan negara-negara seperti Rusia, Cina, dan Suriah mungkin akan terlibat dalam konflik.

- Biaya yang tinggi: Serangan darat ke Iran akan memerlukan biaya yang sangat tinggi, baik dalam hal keuangan maupun nyawa manusia.

- Tidak ada solusi jelas: Serangan darat ke Iran tidak akan menyelesaikan masalah utama, yaitu program nuklir Iran, dan bisa malah memperburuk situasi.

Perang Vietnam menunjukkan bahwa serangan darat tidak selalu menjadi solusi terbaik, dan bisa malah memperburuk situasi.

Iran memiliki sejarah yang sangat kaya dan panjang, dengan akar yang berasal dari 5000 tahun lalu. Berikut adalah garis besar sejarah Iran:

- Persia Kuno (550 SM - 330 SM): Dinasti Achaemenid, yang didirikan oleh Cyrus Agung, adalah salah satu imperium terbesar dalam sejarah, membentang dari India hingga Yunani.

- Persia Hellenistik (330 SM - 651 M): Setelah penaklukan Alexander Agung, Persia menjadi bagian dari imperium Hellenistik, dengan dinasti Seleucid dan Parthian.

- Persia Sassanid (224 - 651 M): Dinasti Sassanid, yang didirikan oleh Ardashir I, adalah salah satu imperium terbesar dalam sejarah Persia, dengan agama Zoroaster sebagai agama resmi.

- Penaklukan Arab (651 M): Penaklukan Arab membawa Islam ke Persia, dan bahasa Arab menjadi bahasa resmi.

- Dinasti Safavid (1501 - 1736 M): Dinasti Safavid, yang didirikan oleh Shah Ismail I, adalah salah satu dinasti paling berpengaruh dalam sejarah Iran, dengan agama Syiah sebagai agama resmi.

- Dinasti Qajar (1789 - 1925 M): Dinasti Qajar, yang didirikan oleh Agha Mohammad Khan, adalah dinasti terakhir sebelum Revolusi Iran.

- Revolusi Iran (1979 M): Revolusi Iran, yang dipimpin oleh Ayatollah Khomeini, menggantikan monarki dengan pemerintahan Islam.

Iran memiliki warisan budaya yang kaya, dengan kontribusi dalam bidang sastra, seni, arsitektur, dan ilmu pengetahuan.dan bukan bangsa yang mudah untuk ditahlukan. 

Melihat setuasi ini mungkin ada benar nya pendapat prof Jian Xueqin dari tiongkok bahwa amerika akan mengalami kekalahan dan era menjadi negara adi daya mulai melemah dan tidak sendiri lagi dimana dominasi sudah terporos menjadi dua poros yakni china dan rusia sebagai rival dari Amerika Serikat baik secara ekonomi, politik global maupun kekuatan militer nya.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) adalah cabang multi-dinas utama Angkatan Bersenjata Iran, yang didirikan pada 5 Mei 1979 oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini setelah Revolusi Islam. IRGC bertanggung jawab untuk menjaga Revolusi Islam dan pencapaiannya, serta melindungi kedaulatan dan integritas teritorial Iran.

Semboyan IRGC

Semboyan IRGC adalah "Dan bersiaplah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kau miliki" (Qur'an, Al-Anfal: 60) ¹.

Peran IRGC

- Menjaga Revolusi Islam dan pencapaiannya

- Melindungi kedaulatan dan integritas teritorial Iran

- Menghadapi ancaman internal dan eksternal

- Mendukung kelompok-kelompok militan yang sejalan dengan kepentingan Iran

- Berperan dalam politik dan ekonomi Iran

IRGC memiliki beberapa cabang, termasuk:

Angkatan Darat

- Angkatan Udara

- Angkatan Laut

- Pasukan Quds (pasukan khusus)

- Basij (milisi sukarelawan)

IRGC telah terlibat dalam beberapa konflik, termasuk Perang Iran-Irak, Perang Saudara Lebanon, dan Perang Saudara Suriah.

Posting Komentar

Posting Komentar