166gda5P8JBiWKJQtoENvT1q58drvJKqaLA2JGMe
Bookmark

Lebaran Diprediksi Berawan hingga Hujan Lebat, Kapolri Instruksikan Jajaran Antisipasi Bencana

Retorika.space - Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran untuk mengantisipasi potensi bencana yang bisa terjadi selama periode Lebaran 2026. Terlebih BMKG sudah mengeluarkan prediksi jika kondisi cuaca pada saat arus mudik Lebaran 2026 akan dalam kondisi berawan hingga hujan lebat.

“Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” kata Kapolri Listyo Sigit dalam amanatnya saat memimpin gelaran Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Silang Monas Cawan Selatan, Jakarta Pusat, Kamis sore, 12 Maret 2026.

“Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana,” imbuhnya.

Disebutkannya juga, berdasarkan prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret. Sedangkan untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret.

Pemerintah, lanjutnya, sudah menyiapkan sejumlah pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran 2026. Mulai dari pembatasan angkutan barang, penerapan one way, contra flow dan ganjil-genap, pengaturan penyeberangan laut hingga alih fungsi penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat.

“Untuk itu, saya berharap seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB (Surat Keputusan Bersama) ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Kapolri Listyo Sigit juga menugaskan seluruh jajaran kepolisian untuk memetakan potensi gangguan kambtimas mulai dari premanisme, balap liar hingga perkelahian antar kelompok.

Secara khusus, dia juga memerintahkan patroli rutin agar melibatkan Pam Swakarsa dan terus meningkatkan intensitas, khususnya pada titik-titik dan jam rawan.

Sementara seluruh jajaran Polsek hingga Polres juga dimintanya untuk turun melakukan pendataan rumah yang kosong ditinggalkan pemudik. Juga menyediakan penitipan kendaraan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mudik.

“Optimalkan juga layanan kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan solutif. Sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan,” ujar Kapolri mengingatkan.

Selanjutnya, Kapolri Listyo Sigit juga mengingatkan seluruh anggota agar bertugas dengan sungguh-sungguh sehingga tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” bisa terwujud.

Dikatakannya, momentum Hari Raya Idul Fitri yang aman menjadi salah satu pendorong perekonomian nasional. Jika mampu mendorong perputaran uang yang signifikan, hal tersebut akan memberikan multiplier effect ke seluruh daerah.

“Keberhasilan Operasi Ketupat adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujarnya mengakhiri amanat.

Posting Komentar

Posting Komentar