Salah satu langkah yang sudah berjalan adalah kerja sama Polri dengan Bank Himbara untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Dana itu digunakan petani untuk beli bibit, pupuk, herbisida, fungisida, insektisida, sewa traktor, upah buruh, hingga kebutuhan operasional lainnya.
“Polri telah memfasilitasi penyaluran KUR dalam rangka pemenuhan kebutuhan produksi petani,” kata Sigit saat panen raya jagung serentak kuartal II di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Sigit berharap Presiden Prabowo bisa memperkuat akses KUR, baik dari sisi kemudahan maupun besaran plafon. Tujuannya supaya petani bisa buka lahan baru dan menguatkan rantai produksi dari hulu ke hilir.
“Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” ujarnya.
Hingga kini, 714 Poktan jagung binaan Polri di 42 Polres dan 8 Polda sudah memanfaatkan fasilitas KUR dengan total pinjaman Rp30,03 miliar.
Di akhir laporan, Sigit menyampaikan harapan utama petani: bantuan bibit, pupuk, dan alat mesin pertanian atau alsintan ditambah lagi.
“Para petani berharap dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait bibit, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan) , sehingga dapat mendukung peningkatan produksi,” tutupnya.



Posting Komentar